“MENJAGA CARA PANDANG, MENATA KEHIDUPAN SOSIAL“
https://www.instagram.com/p/DJ-D5pkTNhS/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
Semua Manusia pasti pernah mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Kadang Senang tiba-tiba Sedih, Kaya tiba-tiba Miskin, hingga Sehat tiba-tiba Sakit. Tak ada yang mengatahui takdir selain Allah ﷻ
Namun ketika manusia diberi ujian berada pada kondisi rendah, mereka tatkala mulai membanding-bandingkan apa yang ia miliki dengan orang lain, maka saat itu juga secara bertahap kebahagiaan dan ketenangan yang ia miliki menjadi semakin kecil dan berkurang, bahkan berganti menjadi keresahan dan kesempitan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ
“Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu (dalam masalah dunia). Karena dengan begitu, kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” [HR. Bukhari dan Muslim]
Hidup itu hanya masalah pandang dan memandang, jangan hanya memandang dari apa yang dipandang. Hidup itu adalah melihat dan dilihat, jangan hanya melihat dari apa yang terlihat. Kita melihat orang lain seakan-akan bahagia, padahal kenyataannya belum tentu demikian. Maka Bersyukurlah atas apa yang telah Allah ﷻ berikan kepada kita.
Sumber :https://muslim.or.id/90747-hidup-itu-saling-memandang.html
Presented by :
Bidang Kerohanian Islam HMGF FMIPA UNHAS Periode 2024/2025.



